//Penting Loh! Ini Fungsi Bahan Organik di dalam Tanah

Penting Loh! Ini Fungsi Bahan Organik di dalam Tanah

Pasti Anda selalu disarankan untuk memperkaya bahan organik di dalam tanah ketika ingin bertanam. Faktanya, bahan-bahan tersebut memang memegang peranan penting terhadap lingkungan dan pertumbuhan tanaman sehingga harus tersedia di lahan penanaman sebelum masa tanam tiba. Berikut ini beberapa fungsi penting bahan organik.

Mengurangi erosi

Butir air hujan yang jatuh mengenai permukaan tanah dapat memecah massa dan melempar butir tanah sebagai erosi percikan. Bahan organik berfungsi sebagai perisai sehingga proses erosi lapisan permukaan tanah bisa dihambat.

Bahan tersebut akan membuat lebih banyak rongga udara dan struktur tanah menjadi lebih mantap sehingga partikel tanah tidak mudah lepas ketika terkena percikan air. Aliran di permukaan juga akan berkurang karena sebagian besar air yang jatuh diserap ke dalam tanah.

Menetralkan racun Al dan Fe

Bahan organik dapat bekerja mengikat Aluminium (Al) dan Ferum (Fe) bebas di dalam tanah menjadi organo kompleks. Dengan begitu, kandungan Al dan Fe yang bersifat racun bisa berkurang sehingga penggunaan kapur pertanian seperti Calsium (Ca) bisa diminimalisir.

Penyangga hara tanaman

Bahan organik yang berbentuk humus berfungsi menahan hara tanaman menjadi bentuk yang tidak larut dan tidak mudah tercuci oleh air hujan. Semakin tinggi kadar organik, semakin banyak pula unsur hara tanaman yang bisa ditanam. Dengan begitu, pupuk organik yang diberikan akan berfungsi lebih efisien.

Memperbaiki kondisi tanah

Sifat humus dari bahan ini adalah gembur, kelembapan tanah tinggi, dan temperatur tanah yang stabil sehingga mampu meningkatkan kegiatan jasad mikro di dalam tanah. Kondisi tersebut dapat menyebabkan struktur tanah menjadi gembur dan remah serta mudah diolah. Tentu saja kondisi tanah tersebut sangat bagus untuk digunakan sebagai media tanam.

Selain struktur tanah yang menjadi bagus, temperatur di dalam tanah juga menjadi lebih stabil meskipun permukaan tanah terasa panas karena sinar matahari, lapisan tanah di dalamnya tetap tidak terpengaruh. Tingkat kelembapan tanah juga terjaga dengan baik karena bahan organik mampu menyerap air 2—4 kali dari bobot sehingga persediaan air di dalam tanah cukup.