//Perbanyakan Tomat Dengan Tunas Air

Perbanyakan Tomat Dengan Tunas Air

Selain sayur-sayuran, metode hidropinik bisa digunakan untuk bertanam buah. Utamanya buah yang tidak berkayu besar dan ukuran tanaman sedang. Salah satunya : tomat.

Nah, ternyata, untuk memperbanyak tanaman tomat bisa kita persingkat waktunya, ga mesti dari semai benih dari awal.

Caranya? Dengan menggunakan tunas air.
Tunas air adalah bagian tanaman tomat yang tumbuh di ketiak/di antara cabang utama dan ranting utama pada tanaman tomat yang cukup dewasa (usia 1 bulan – 3 bulan ke atas)

Bagian ini biasanya kita pruning, untuk perawatan tanaman tanaman tomat. Tapi bisa disengaja kita biarkan besar jika ingin dijadikan tunas air.

Langsung saja ya :
1. Cek tanaman tomat, jika ada calon tunas air
biarkan sampai agak besar, yaitu mencapai
tinggi sekitar 10 – 20 cm.

2. Potong calon tunas air tersebut.

3. Letakkan/rendam pada air nutrisi sayur dg
kadar 1.000 – 1.200 ppm, atau menumpang
pada sistem hidroponik sayuran yg sudah
ada (jika punya sistem lain selain sistem
buah).

4. Biarkan selama 7 – 10 hari (seminggu), maka
biasanya akar sudah muncul.

5. Siap ditanam kembali dengan nutrisi buah
dengan ppm awal 1.500 ppm, lalu lanjut
dinaikkan menjadi 2.000 ppm jika sudah
mengeluarkan bunga, dan 2.500 ppm ke atas
jika sudah mengeluarkan buah.

Nah… bagaimana? mudah bukan.