//Bukan Memutihkan Kulit! Ini Cara Unik Agar Terlihat Cantik dan Menawan di Suku Ini

Bukan Memutihkan Kulit! Ini Cara Unik Agar Terlihat Cantik dan Menawan di Suku Ini

Suku Karo atau Kara di Ethiopia punya cara unik untuk mencari jodoh. Agar terlihat menawan di depan para pria, wanita Suku Karo melumuri wajah dan tubuh mereka dengan kapur putih. Hal ini diyakini dapat memikat para pria.

Tradisi Suku Karo ini sudah berlangsung turun temurun. Seorang fotografer Amerika Serikat (AS) bernama Vicente Pamparo mengabadikan momen ini saat berkunjung di tanah Ethiopia. Kala itu, ia memang sengaja jauh-jauh datang ke Afrika untuk meneliti kehidupan suku-suku di negara Ethiopia yang masih tradisional dan eksotis.

Baca Juga  Kasihan! Makhluk Bercahaya Yang Dahulu Sering Dijumpai Saat Malam Saat Ini Terancam Punah. Ternyata ini penyebabnya...

“Mereka (Suku Karo) punya estetika, mereka secara simbolis menunjukkan keseriusan untuk menarik perhatian lawan jenis dalam sebuah perayaan,” kata Kamparo seperti dikutip Huffingtonpost.

Dalam bingkainya tradisi Suku Karo tampak begitu eksotik. Dengan cara serupa, kaum pria disana ternyata juga melakukan hal yang serupa. Mereka melumuri tubuhnya dengan kapur putih dan melukisnya dengan bentuk-bentuk lingkaran rumit atau spiral.

Baca Juga  Catat Jadwal Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021, Baca Juga Perincian Materi Tes CPNS dan PPPK

Suku Karo beranggapan bahwa warna putih bisa memberi kesan indah ketika berdiri di tengah kerumunan banyak orang. . “Rambut mereka biasanya dicampur dengan cairan alamiah berwarna merah dan dipotong dengan gaya mangku, sementara itu, kaum pria menutupi wajah dan tubuhnya dengan kapur putih dicampur dengan lemak untuk merayakan hari penting,” lanjutnya.

Baca Juga  Yang Suka Mandi Pantai, Hati-Hati Bertemu Dengan 'Boleran'. Sebaiknya Dijauhi Aja. Kalau Tidak Bisa Dibawa Masuk Laut Tuh..

Selain untuk mencari jodoh, tradisi unik suku Karo juga digunakan untuk menunjukkan eksistensi suku ini. Mereka juga percaya bahwa tradisi ini melambangkan sikap berani dan rela berkorban meskipun harus menahan sakit pada kulit akibat efek samping kapur tersebut.