//Ini Jamur Yang Aman Dikonsumsi Manusia dan Baik Untuk Dibudidayakan Karena Harga Jual Tinggi

Ini Jamur Yang Aman Dikonsumsi Manusia dan Baik Untuk Dibudidayakan Karena Harga Jual Tinggi

loading...

Banyak orang yang belum mengetahui bahwa usaha budi daya jamur bisa dilakukan pada skala rumah tangga dan tidak membutuhkan modal yang terlalu besar.

Ada beberapa jenis jamur yang sangat potensial untuk dijadikan usaha skala rumah tangga. Beberapa diantaranya memiliki kelebihan dan karakter masing-masing mulai dari jenis yang berkhasiat untuk obat maupun sebagai bahan makanan sehari-hari.

Berikut adalah jenis jamur bermanfat yang dapat dibudidayakan dan aman untuk dikonsumsi.

Jamur tiram

Jamur tiram merupakan jenis jamur yang memiliki permintaan cukup tinggi. Selain itu, jamur tiram cukup mudah dibudidayakan. Penyesuaian jamur terhadap kondisi budidaya tidak begitu sulit sehingga bisa dilakukan di mana saja. Umumnya, media tanam yang digunakan untuk budi daya jamur tiram adalah serbuk gergaji yang ditambah dengan bekatul dan kapur.

Jamur tiram sendiri dibedakan menjadi dua macam yakni jamur tiram Florida dan jamur Tiram Ostern. Dari kedua jenis tersebut dapat dibedakan dari bentuk fisiknya. Jamur tiram ostern mempunyai ciri fisik lebih tebal, kesat, kandungan air yang sedikit, lebih tahan lama. Sementara jamur Florida warnanya lebih putih, kontinuitas panen lebih tinggi, bobot lebih berat sehingga menguntungkan petani dan penjual.

Saat ini sudah banyak pembudidaya jamur tiram untuk skala rumah tangga. Penyediaan bibit jamur tiram pun sudah banyak tersebar di beberapa daerah.

Jamur kuping

Jamur kuping memiliki bentuk fisik tubuh buah yang tipis dan kenyal, tetapi akan menjadi keras ketika sudah dikeringkan. Ada tiga jenis jamur kuping yang bisa dijumpai di pasaran, yaitu jamur kuping merah, jamur kuping hitam, dan jamur kuping agar.

Jamur kuping dapat ditanam di daerah beriklim dingin hingga panas. Jamur kuping juga bisa ditanam di daerah yang memiliki empat musim. Jenis jamur ini terbilang sangat potensial karena memiliki harga jual yang relatif mahal dan disukai banyak orang.

Jamur umumnya dibudidayakan pada media tanam buatan seperti baglog sehingga dapat ditanam sepanjang musim. Jamur kuping sudah bisa dipanen setelah berumur 3-4 minggu sejak pembentukan calon buah.

Jamur merang

Jamur merang cukup terkenal di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Hal ini karena jamur merang memiliki cita rasa yang lezat dan mudah dijumpai. Jamur merang sering dibudidayakan untuk skala rumah tangga karena memiliki nilai ekonomi yang cukup baik. Jenis jamur merang yang paling sering dibudidayakan adalah Volvariella volvacea, Volvariella dysplasia, dan Volvariella esculenta.

Jamur kancing

Jamur kancing atau Agaricus bisporus, jamur kompos atau champignon adalah jamur pangan yang berbentuk hampir bulat seperti kancing dan berwarna putih bersih, krem, atau coklat muda.

Jamur kancing sendiri merupakan jamur saprofit yang tumbuh pada substrat organik yang sudah mengalami pengomposan. Jamur kancing bisa dibudidayakan dalam skala rumah tangga dengan perawatan yang optimal.

Jamur shitake

Jamur shitake tumbuh di permukaan batang kayu yang melapuk dari pohon. Batang dari tubuh buah sering melengkung, karena shitake tumbuh ke atas dari permukaan batang kayu yang diberdirikan. Payung terbuka lebar, berwarna coklat tua dengan bulu-bulu halus di bagian atas permukaan payung, sedangkan bagian bawah payung berwarna putih.

loading...